JUWITA
Tante.mobtainment.xtgem.com


Inilah kisah yang aku sendiri mengerti. Berawal dari mabuk kepayang dengan gadis bernama Gita, tiba –tiba aku masuk dalam pengalaman ngentot wanita. Beginilah cerita lengkapnya.

Boy, panggil saja namaku begitu, berusia 26 tahun dengan tinggi 170 cm, dengan perawakan kata orang atletis.
Aku jatuh cinta pada teman lama semasa sma dulu, namanya gita, usia gita sama denganku 26 tahun. Dia adalah adalah gadis cantik primadona semasa sekolah dulu. setelah sekian lama tidak berjumpa, secara tidak sengaja aku bertemu dengannya di sebuah mall. Dari sana pucuk-pucuk cinta itu mulai tumbuh. Apalagi ketika gita banyak bercerita tentang kisah cintanya kandas. Harapan meraih hatinya seperti terbuka lebar bagiku. Apalagi gita juga seperti memberi lampu hijau ketika dalam perbincangan di telp dan beberapa kali jalan bareng. Tapi, status gita belum menjadi pacarku, karena aku belum pernah mengatakan rasa cintaku padanya.
Malam minggu aku membuat janji dengan gita, rencananya mau nonton film ke bioskop untuk nonton film Hollywood yang lagi beken.. Dengan semangat 98 aku berangkat dari rumah selepas magrib.
Kupacu sepeda motorku jarum jam tak mau menunggu, maklum rindu. Traffick light ku lewati . lampu merah tak peduli, jalan terus. Di depan ada polantas, wajahnya begitu buas, tangkap aku…pritt…priittt…..pritt…. Tawar menawar harga pas, tancap gas……
Sampai rumah gita pukul setengah delapan kurang, maksud hati ingin mencari kebahagian namun justru kecewa yang ku dapatkan. Di rumah gita ada seorang pria yang ternyata pacarnya yang sedang berusaha merajut kembali hubungan mereka.
Sesak nafasku, keringat dingin keluar dalam suasana malam yang tidak panas. Kikuk aku berada di ruang itu. Serba salah tingkahku. Tidak ada kata yang keluar dari mulut kami bertiga. Hanya sesekali ucapan basa-basi yang keluar dari mulut pacarnya gita yang aku tidak begitu semangat untuk menjawabnya. Gita sempat kedalam mengambilkan air minum untukku. Tapi begitu dia kembali aku minta izin untuk pulang. Aku juga minta di panggilkan mamanya untuk pamit. Tapi waktu mamanya gita menemui di ruang ini, yang keluar tidak sendiri. Ada seorang wanita setengah baya yang sangat mirip dengannya, usia nya sekita 45 tahun. Namanya tante Selvy, dia adalah adik kandung mamanya gita. Aku sempat berkenalan dengannya
“loh kok pulang, bukannya baru sampe” kata mamanya gita
“iya tan, mau kerumah teman” kataku berbohong.
“eh tunggu..tunggu…..tante ikut kedepan boleh kan” kata tante selvy “kak, aku gak jadi nginep deh” lanjut tante selvy kepada mamanya gita
“kamu ini gimana sih, tadi mau nginep sekarang nggak” kata mamanya gita
“iya nih tante, plin plan gitu” sambar gita
“lain kali aja”
masih menahan kecewa yang mendalam aku meninggalkan rumah gita dengan membonceng tante selvy.
Awalnya hanya berniat sampai jalan raya, tapi ketika tante selvy mengetahui aku tidak punya acara kemana-mana, tante selvy memintaku untuk terus mengantar sampai rumah. Aku tidak keberatan. Ternyata Asyik juga aku ngobrol dengan tante selvy untuk sedikit melupakan tentang gita. Tapi ketika pembicaraan mengarah kepada gita, hatiku jadi kalap lagi. Secara pasti aku mempercepat laju sepeda motor hingga tante selvy ketakutan.
“boy jangan cepet cepet, tante takut”
Permintaan tante selvy tidak ku gurbris. Aku seperti kesetanan. Tante selvy berpegangan erat kepadaku. Sampai-sampai dia berkata ‘cukup boy. cukup, tante mau turun aja”
Permintaan turun tante selvy akhirnya membuatku memperlambat laju sepeda motor.

Sampai dirumah tante selvy ia sempat menarik nafas panjang. “ya ampun boy, untung tidak terjadi apa-apa. Coba kalo tadi kecelakaan”
Ketika aku ingin tancap gas lagi, tante selvy menahanku.
“jangan dulu boy. Kamu mesti tahan emosi kamu. kita ngobrol dulu di dalam. Tante takut kamu kayak tadi. Bisa bisa pulang bawa nama aja kamu”
Aku menolak Tapi tante selvy memaksa. Katanya demi kebaikanku.
.karena memang tante selvy memaksa, akhirnya aku luluh juga masuk kerumahnya dia.
Didalam rumah ternyata tidak ada siapa-siapa. Suami tante selvy ternyata sedang mengantarkan anak-anak liburan ke rumah neneknya di jawa. Pantas saja tadi tante selvy berniat nginap di rumah gita.

Rupanya tante selvy tahu perasaanku. Setengah jam aku di nasihatinya agar aku tidak putus asa karena gita. Akhirnya kamipun berbincang akrab. Tante selvy sangat menyenangkan sampai perbicanganpun sudah tidak seputar gita lagi.
“memang tadinya mau kemana boy?”
“loh kok tante ngonong gita lagi sih” aku protes
“iya deh nggak….nggakk…..nggak anak manis..” tante selvy mencandai sambil mengelus-ngelus rambutku.
“mau makan boy”
“nggak ah tante.” Aku menolak, kemudian aku melanjutkan “tadinya sih mau nonton Tan. Nonton sama tante aja yuk”
“nonton ama tante. Ngaco kamu, tante udah tua gini”
“emang ada yang ngelarang. Kan nggak ada” aku mendebat
“kalo mau nonton tuh banyak vcd punya Sandi, anak tante ini seneng banget koleksi film hollywood”
Tante selvy masuk ke kamar anaknya. Di bawanya beberapa keeping vcd bajakan. Dari judulnya memang itu film-film baru Hollywood.
Akhirnya aku setuju untuk nonton vcd. Tapi tempatnya pindah ke ruang tengah. Di sofa kami berdua nonton film bersama tante selvy.
Dalam film itu ada adegan sangat panas. cewek cantik sedang bermain seks dengan lawan mainnya. Memang tidak terlihat adegan tusuk-tusukan alam kelamin, tapi gerakan-gerakan erotis dalam keadaan bugil sangat mendebarkan jantung dan membangkitkan si otong.
Aku melirik tante selvy yang duduk di sampingku.
“kamu seneng lihat film kaya gini boy”
“hehehe…..” aku hanya nyengir “tante sendiri gimana?”
Tante selvy tidak menjawab.
“bagus ya tan maen nya?”
“kamu ini” sekali lagi tante selvy mengelus rambutku. “pasti kamu sudah pernah ngelakuinnya”
“belum tan, kali tante mau ngajarin” jawabku sekenanya.
“kalo yang begituan nggak usah di ajarin bisa sendiri”
Adegan ranjang film Hollywood berakir. Aku mengambil remot control dan memutar ulang adengan panas tadi.
“dasar anak muda” celetuk tante selvy
Aku hanya mesem saja, karena memang belum puas dengan adengan panas yang hanya sebentar itu. ketika adengan itu usai,.tanganku memeganng lengan tante selvy
“tan, ajarin saya dong” aku memelas. Dengan Tatap mata penuh harap. Aku mengelus ngelus lengan tante selvy kemudian kepala ku rebah dan mencimum lengan tante selvy.
Tante selvy kembali mengelus rambutku.”jangan ngawur kamu boy. Tante sudah tua”
Aku sedikit bergerak. Kugerakan kepalaku bersandar di dada tante selvy layaknya seperti anak kecl yang sedang bermaja-manja pada nyokapnya. jreng….jreng….kontolku semakin ngaceng. Dua bukit kembar di belakang menjadi sandaranku. Sementara tante selvy terus mengelus rambutku. Aku berdiri sebenar kemudian aku duduk di pangkuan tante selvy. Ke peluk tubuhnya lembut. Sementara kepala berada di dadanya. Aghhh…bener bener sangat merangsang. Hingga tangaku tak kuasa membelai dan kemudian meremas toket tante selvy.
“boy nakal kamu boy”
Aku tidak menpedulikan omongannya. Tanganku terus bergerak dengan membuka dua kancing baju yang terpasang disana. Setelah ku buka ku keluarkan toket dari baliknya. Owww…. Dua bukit kembar besar menantang di hadapanku. Aku mencium dan menghisap putting susunya.
“oghhhh……boy……aghhh…..nakal kamu……eghh…..”
Aku semakin berani dengan mempermainkan toket indah tante. Bahkan lidah sudah bergerilya keleher dan dan kadang mencium bibirnya.
“oghhh boy…kamu bikin tante ke pengen sayang….”
Sedang asyik aku mencumbu tante selvy, tiba-tiba ada dering telepon. Aku menghentikan aksi sementara tante selvy menerima telepon. Telepon itu ternyata datang dari anaknya yang mengabarkan bahwa mereka telah sampai di rumah neneknya di jawa.
Selagi tante selvy berjalan mendekat, aku telah bangkit. Dan langsung memeluk tante selvy. Dengan posisi berdiri seperti ini tanganku bebas bergerilya hinggak bokong paha dan tente toket tidak pernha ketinggalan.
Kedua tangan tante selvy memegang kepalaku. “iya boy tante mau. Tapi tante mandi dulu”
Aku sempat mencegah niat tante selvy untuk mandi. Tapi tante selvy meminta ku untuk bersabar.
bersambung

Tante Selvy 2>>

Cerita Bokep
Bokep 3GP Dan Gambar Telanjang
1-9-806375
Juwita
bokep 3gp dan gambar bugil
1-9-806375
TOP RANK
Log in
Sign up
Subscribe (1)
Featured feeds